Berkelana ke kota Trier, perbatasan Jerman dengan Perancis

Berkelana ke kota Trier, perbatasan Jerman dengan Perancis

Saya ingin bercerita pengalaman pergi ke kota Trier Jerman. Saat saya sedang Euro trip. Saya punya waktu sebentar berkelana ke kota Trier. Kenapa Trier ? Apa yang bisa di lihat di sana ?

Alasan pergi kesana karena ingin mengunjungi teman lama saya yang pindah ke sana dari Indonesia. Sejak pindah Jerman, kami belum bertemu lagi.

Senang sekali bertemu teman lama dan keluarganya untuk bernostalgia ketika masih satu kantor dulu dalam obrolan kami. Kami bermalam di apartemen teman kami untuk dua malam. Ini pertama kali berkelana ke Trier. Mungkin bagi sebagian turis asing, trier bukanlah tempat tujuan karena ada banyak tempat di Jerman yang lebih dulu terkenal

Sekilas mengenal Trier

Trier adalah kota kecil perbatasan Perancis dan Jerman. Kotanya kecil dengan Jumlah penduduk sekitar 114 ribu dengan luas area 117,14 Km persegi ( sumber wikipidea ). Sehingga tidak bising seperti kota besar lainnya seperti Jakarta. Setelah dari Trier, rencana kami adalah ke Berlin, ibu kota Jerman. Rasanya kok saya harus lihat ibu kota Jerman ini, penasaran. Berkelana di Trier bisa menggunakan Bis umum. di setiap halte ada jam kedatangan dan rute tujuan. Semua tepat waktu. Jadi tinggal menunggu saja.

Berkeliling Trier

Saat baru datang dan di jemput di stasiun kereta kemudian kami di ajak little tour ke Porta Nigra dan sebuah gereja di sana. Jerman memang punya banyak bangunan dan gedung bersejarah yang masih di lestarikan. Kebanyakan negara-negara Eropa memang melestarikan gedung bersejarah dan bahkan sebagian masih di gunakan sehingga menambah daya tarik tersendiri dengan menjelajah Eropa karena menyatu dengan budaya modern.

Berkelana di Trier yang berikutnya adalah ke supermarket, Supermarket disana bernama Aldi. Aldi Sud adalah supermarket dengan harga diskon yang menjual kebutuhan sehari – hari hampir sama seperti Lotte. Ada juga Asian shop. Di sana bisa di temui Indomie dan bumbu dapur asia. Sayuran seperti tauge, jamur dll. Harganya tentu lebih mahal dari pada di Indonesia.

Setelah selesai berkelana ke kota Trier, kami melanjutkan langkah kaki ke Berlin dengan kereta. Seharusnya ini bukan rute ideal karena rute Trier ke Berlin itu cukup jauh. Seharian kami naik kereta dan sampai Magdeburb sudah tengah malam dan ternyata harus stop di stasiun ini, tidak terus ke Berlin. Kami akhirnya bermalam di stasiun Magdeburg. Esok harinya kami melanjutkan perjalanan satu stasiun lagi menuju Berlin.

Setelah one day trip Berlin, malam hari kami naik bis menuju Amsterdam supaya besok pagi sampai. Waktu perjalanan kurang lebih sembilan jam. Baca Juga : Tips Travelling Hemat pertama kali ke Eropa Barat

Menikmati Indahnya Pantai Penyabong Belitung yang masih asli

Menikmati Indahnya Pantai Penyabong Belitung yang masih asli

Pantai Penyabong yang Indah dan masih asli adalah salah satu pantai di Belitung yang letaknya lebih jauh dari pantai lain disana, Menikmati Indahnya pantai penyabong Belitung

Pantai Penyabong yang masih asli dan sunyi

Tidak banyak wisatawan pergi ke Pantai Penyabong yang. Oleh karena itu pantainya masih asli, bersih dengan pasir putihnya. Pantai tanjung kelayang ,pantai tanjung tinggi dan batu berlayar pun juga indah namun pantai tersebut sudah banyak wisatawan yang berkunjung sehingga tentu jadi lebih ramai saat musim liburan.

Berpetualang ke Lokasi Pantai Penyabong 

Saya dan teman-teman menyempatkan pergi ke pantai yang agak lebih jauh dari penginapan kami. Pantai tersebut adalah Pantai penyabong. Trasnportasi kesana yang bagus adalah dengan menyewa mobil dan lama perjalanan sekitar hampir dua jam.

Lokasi pantai Penyabong yang Indah di kecamatan membalong, kabupaten Belitung. Oleh karena letaknya yang agak jauh jadi tidak banyak wisawatan datang malah mungkin hanya beberapa yang penasaran dengan pantai ini. Pantai penyabong dengan pemandangan pulau – pulau di sekitarnya

Pantai penyabong Belitung yang Indah bukanlah ide pertama yang teringat. Ini karena ada pantai lain yang sudah lebih dulu familiar tapi tidak afdol rasanya kalau tidak mengunjungi keindahan pantai -pantai lainnya. pantai ini menurut saya termasuk yang wajib di kunjungi.

Selain Pantai penyabong dengan keindahannya ada danau kaolin, pulau-pulau kecil yang mengelilingi pantai. Semuanya adalah Maha Karya ciptaan Tuhan.

Selain Pantai penyabong, pilihan wisata lain menuju museum kata Andrea Hirata, Rumah Ahok, dan wisata kuliner mie atep. Jika punya waktu lebih dari tiga hari, semua mungkin bisa terjangkau tapi kalau hanya punya waktu tiga hari dua malam, di sarankan bisa buat itinerary sesimpel mungkin.

Latar belakang pantai penyabong

Kalau punya kesempatan lagi ingin datang lagi ke Pantai penyabong dan mungkin bisa melihat lebih banyak pantai yang lebih indah. Pergi hopping island dan bersnorkeling pun juga menyenangkan.

Untuk pergi ke Belitung yang paling bagus adalah saat musim panas. Musim panas antara bulan April – Oktober sehingga bisa puas pergi ke pantai dan menjadi eksotik.

Yuk jangan takut kulit lebih eksotik karena lebih sering keliling pantai di Indonesia yang memang lebih Indah

Menjelajah hemat kota istanbul Turki ala backpacker

Menjelajah hemat kota istanbul Turki ala backpacker

Waktu itu musim semi tahun 2016 saat ke Turki saya tinggal beberapa hari di kota istanbul. Saya sudah punya itinerary dan sudah fix dengan jadwal yang saya buat. Saya rencana menjelajah hemat kota Istanbul Turki ala backpacker selama tiga hari dua malam.

Istanbul adalah kota terpadat di Turki dan terbesar sedangkan Ibu kota Turki adalah Ankara. Selama di Istanbul saya tinggal di rumah /apartemen teman yang merupakan anggota couchsurfing. Dengan menginap dengan penduduk lokal, kita mengetahui kebiasaan dan adat budaya mereka dan juga berhemat. Seru banget deh.

Itinerary menjelajah hemat kota Istanbul

Itinerary saya, adalah mengunjungi Hagia sophia, topkapi palace, blue mosque semua tempat berdekatan. Sore harinya saya dan teman memutuskan untuk pergi ke Eyup sultan Mosque. Kemudian hari berikutnya ke galata tower dan ke Miniaturk, naik trem dari istanbul kota ke daerah Eminonu.

di komplek Blue mosque

Lokasi rumah host saya berjarak dua shelter ke arah blue mosque dan tempat- tempat wisata seperti topkapi dan grand bazaar.

Kemana-mana saya selalu menggunakan transportasi umum baik antar kota atau berkeliling di dalam kota. Saya berkeliling dengan teman Indonesia yang juga sesama backpacker. Untuk makan, ada banyak pilihan makanan halal dan tidak perlu khawatir karena Turki adalah muslim. Jika suka kebab, ada banyak kedai kebab, pizza ala turki, burger juga ada. Roti yang banyak di jual dan murah adalah Simit.

Berkeliling Turki cukup aman bagi backpacker perempuan dan kalau tersesat, saya akan tanya orang lokal. Biasanya mereka dengan senang hati membantu.

Di Turki menggunakan mata uang Lira. Saya melakukan pengambilan mata uang Lira saat di money changer Istanbul karena agak sulit menukar di Jakarta. Selain money changer bisa juga dengan tarik via ATM setempat dengan kartu debet Bank di Indonesia. Rate bisa berbeda antar bank.

Sepuluh hari di sana masih belum cukup melihat semua hal menarik mengenai budaya Turki, ada banyak histori dan bangunan bersejarah dan bagian dari sejarah Islam.

Baca juga : Pengalaman naik bus Kamil Koc ke Ankara dari Istanbul

Tips Travelling hemat untuk pertama kali ke Eropa Barat

Tips Travelling hemat untuk pertama kali ke Eropa Barat

Saya pertama kalinya travelling ke negeri Eropa di musim panas tahun 2013. Setelah menempuh perjalanan panjang selama kurang lebih 16 jam akhirnya sampailah saya dan teman di Bandara Schipol, Belanda. Saya mau berbagi Tips traveling hemat untuk pertama kali ke Eropa Barat.

Teman saya ini punya paman yang sudah lama tinggal di Belanda sehingga setiba di bandara kami di jemput. Ini keuntungan bagi kami kalau punya kenalan di sana tapi perlu di ketahui bahwa kami mengajukan visa ke Eropa tidak melalui undangan dan murni usaha sendiri dan tidak melalui travel agent. Pengalaman luar biasa bagi saya.

Saya sudah buat itinerary. Rute yang akan di jalani yaitu empat negara saja di Eropa Barat. Kalau di lihat di peta, antar negara ini saling berdekatan letaknya, membentuk circle yaitu Belanda, Belgia, Perancis dan Jerman. Hal itu menjadi pertimbangan kami untuk meminimalisir budget. Kami pun tidak terlalu terburu-buru berpindah dari satu kota ke kota yang lain. Wisata kami menjadi lebih santai dan bisa menikmati lingkungan sekitar.

Untuk pengajuan visa schengen, saat itu kami mengajukan melalui kedubes Belanda. Syaratnya antara lain, foto copy rekening tabungan tiga bulan terakhir, surat sponsor jika ada, pas foto dengan background putih, itinerary, booking tiket pesawat dan booking hotel.

Untuk saat ini pengajuan visa Eropa bisa buka link : http://www.vfsglobal.com/Netherlands/Indonesia/Bahasa/how-to-apply.html

Karena rencana masuk dari Belanda jadi visanya di ajukan dari kedubes Belanda. Selama di Eropa kami menginap di rumah kenalan dan beberapa teman Couchsurfing. Jadi kami tidak mengeluarkan biaya untuk hotel.

Cara Berhemat saat di Eropa

Makanan lumayan hemat, jika kami keluar untuk berkeliling maka kami beli bekal kebab atau buah untuk makan siang. Untuk sarapan, kami makan di rumah teman atau beli di jalan. Satu porsi kebab sekitar 2 EUR dan porsinya besar menurut ukuran kami jadi bisa di simpan jika tidak habis dan untuk waktu makan berikutnya. Saya membawa botol minum kosong, banyak keran air umum yang bisa untuk di minum saat di Eropa.

Di Belanda dan Jerman ada toko Asia dan disana menjual Indomie jadi kalau kangen mie boleh beli disana tapi harganya tentu saja lebih mahal dari di Indonesia, ini alternatif jika bosan dengan roti. Saya juga membawa saus sambal karena kebanyakan mereka hanya menggunakan lada bubuk untuk rasa pedas.

Berhemat Transportasi di Eropa

Tips travelling hemat lain adalah soal pemilihan transportasi keliling Eropa. Waktu di Perancis, ada tiket terusan ke beberapa tempat dengan tiket kereta sebesar 10 EUR di Paris sehingga bisa lebih hemat. Kalau punya waktu lebih lama dan riset dari jauh hari sebelum sampai, Pertimbangkan ada pilihan tiket kereta Eurail pass untuk destinasi ke beberapa negara untuk beberapa hari. Harga tiket kereta bisa lebih murah jika pergi berkelompok di sana, ada paketnya untuk yang masih pelajar dan usia maks 25 th bisa lebih murah. Ini bisa jadi pilihan untuk berhemat, bisa cek link nya disini

Waktu kami mau kembali ke Amsterdam dari Berlin, kami membeli tiket bus Euroline yang berangkat malam hari sehingga sampai sana pagi dinihari. Sayangnya kami beli mendadak disana sehingga harga tiket sudah cukup mahal. Tipsnya akan lebih baik mengecek harga tiket transportasi umum jauh hari sebelum berangkat kalau memang jadwalnya sudah pasti. Ini karena bisa menghemat budget. Harga kemungkinan bisa dapat harga diskon.

Transportasi bis bisa di pesan jauh hari sebelum berangkat ke Eropa dan bisa mendapatkan harga lebih murah. Link untuk Bis Euroline, cek disini

Untuk penerbangan domestik, sayangnya saya tidak menggunakan. Tapi ada banyak pilihan maskapai low cost airlines di Eropa. Contohnya

  • EasyJet
  • Ryan air
  • Vueling
  • Eurowings

Untuk kereta di Belanda, Jerman, Belgia dan Perancis bisa cek harga dari websitenya untuk rute yang kalian inginkan sehingga bisa estimasi budget traveling berapa untuk transportasi

Tips Traveling ke Pulau Ternate bagian timur Indonesia

Tips Traveling ke Pulau Ternate bagian timur Indonesia

Saya mengunjungi Ternate di Bulan Februari 2018. Awalnya karena saya dapat tiket murah pulang pergi Jakarta – Ternate di Sriwijaya Fair bulan Dec 2017. Saya mau share Tips Traveling ke Pulau Ternate

Saat pesawat tiba di landasan bandara Sultan Baabulah, mulailah petualangan kami. Dari bandara tidak ada taksi dan hanya ada persewaan mobil sampai ke tujuan dan harganya bisa nego. Tidak terlalu banyak yang saya ketahui mengenai Ternate tapi saya tetap riset wisata apa yang menarik disana.

Persiapan yang saya lakukan adalah coba menghubungi teman couchsurfing yang tinggal di sana. Dari orang lokal, saya dan teman saya mengetahui tempat yang perlu di kunjungi. Masuk tempat wisata tergolong murah dari lima ribu rupiah hingga sepuluh ribu rupiah kurang lebih.

Sulamadahu

Transportasi hemat keliling Ternate

Dikarenakan letak tempat wisata agak jauh satu dengan yang lain dan naik kendaraan umum seperti angkot jarang maka kami sewa mobil untuk kepraktisan. Ini salah satu tips Traveling ke Pulau Ternate dengan hemat.

Itinerary saya : Pantai Sulamadaha, Danau Ngade, Pulau maitara, Fort Tolukko dan batu angus. Kami punya waktu tiga hari dua malam. Kami tidak pergi ke Pulau Tidore karena waktu kami yang terbatas. Yang jadi pertimbangan Jadwal kapal harus di cek dan berapa lama yang kita butuhkan untuk explore itu pasti akan makan waktu lama.

Untuk penginapan, saya menginap di rumah host satu malam, teman couchsurfing dan semalam di hotel.

Sayangnya kami tidak punya cukup waktu untuk menyebarang ke Tidore mungkin lain waktu kalau ada libur lebih panjang. Setidaknya membutuhkan waktu empat hingga lima hari untuk mengunjungi dua pulau di bagian timur Indonesia ini.

Pulau Tidore di jadikan lukisan dalam mata uang lembaran seribu rupiah. Dari Ternate, kepulaua Tidore dengan latar belakang ini bisa di lihat di Desa Fitu. Kepulauan Maluku dan pulau-pulau di sekitarnya ( seperti Ternate dan Tidore ) memang menawarkan banyak pantai yang masih jernih karena masih jarang wisatawan datang sehingga masih terjaga keasliannya.

Pengalaman traveling hemat beberapa kota di Turki

Pengalaman traveling hemat beberapa kota di Turki

Pengalaman yang sangat menyenangkan bagi saya ketika untuk pertama kalinya saya berkunjung ke Turki. Waktu itu musim semi, May 2016, saya Solo traveling. Saya ingin share Pengalaman traveling hemat beberapa kota di Turki

Sebelumnya pencarian tiket murah di mulai dan kebetulan dapat informasi di salah satu grup travelling. Tanpa pikir panjang saya memesan dan mendapatkan harga tiket yang lagi murah saat itu di September 2015 untuk keberangkatan periode Nov 2015 hingga May 2016.

Tips Hemat Transportasi dan Penginapan

Itinerary saya waktu itu mengunjungi kota Izmir, Selcuk, Sirince, Denizli, Istanbul, Ankara untuk 2 minggu termasuk perjalanan. Saat itu musim semi. Saya mulai riset transportasi dalam kota, penginapan dan menghubungi teman yang berada di salah satu kota di Turki.

Penghematan saya kedua adalah penginapan, saat itu saya surfing atau menginap di member couchsurfing. Saya menggunakan hotel hanya satu kali di Cappadocia untuk semalam bersama teman traveler Indonesia yang lain. Bagi yang belum tahu mengenai couchsurfing, bisa di cek disini

Ephesus

Saya pergi dari satu kota ke kota yang lain menggunakan transportasi umum, kereta, bus dan pesawat domestik. Harus diperhatikan juga waktu yang kita punya dengan jarak tempuh mengunjungi kota. Transportasi umum di sana jelas dan saya rajin cek peta transportasi kereta dan bis untuk membaca petunjuk dan informasi jika tersesat. Untuk female solo travel, Turki aman untuk di kunjungi. Banyak orang lokal yang bersedia membantu meski mereka tidak semua faham bahasa Inggris.

Ephesus

Saat di Jakarta, saya sudah contact teman backpacker yang punya waktu jalan hampir sama. Sehingga saat di Turki kami janjian di Selcuk. kami kemudian sama dengan saya sehingga bisa share cost untuk transportasi dan makan. Kami share cost untuk Taksi yang mengantar ke Sirince dan Ephesus.

Setelah dari Ephesus saya kembali ke Selcuk dan melanjutkan naik kereta ke Denizli. Sampai Denizli malam hari, hari berikutnya saya janjian dengan teman backpacker dari Indonesia yang juga solo travel untuk ke Pamukkale.

Mau mencoba trip sendirian ? Silahkan di coba

Baca juga : Menjelajah Hemat di Kota Istanbul

Tips Mengurus Visa Mesir di Kedutaan Mesir Jakarta

Tips Mengurus Visa Mesir di Kedutaan Mesir Jakarta

Saya hendak berbagi cerita saat saya melakukan perjalanan bonus ke Mesir setelah Umrah. Yaitu tips mengurus Visa Mesir di Kedutaan Mesir di Jakarta. Jadi pergi ke Mesir adalah perjalanan tambahan untuk tujuan awal umrah backpacker. Saya mencari tiket sendiri untuk umrah tapi saya tidak umrah sendiri melainkan ada grup kecil untuk kesana. Nanti saya akan ceritakan pengalaman umrah backpacker saya.

Rute yang saya pilih saat itu adalah KL – Jeddah. Cairo – Jakarta dan rute tambahan dari Jeddah – Cairo. Rute tersebut adalah rute yang lebih murah dari rute yang lain karena saat itu saya ketinggalan beli tiket dan harga sudah naik terus.

Hal tersebut membuat saya harus mengurus Visa Mesir. Ada tiga orang yang pilih rute tersebut termasuk saya. Setelah cari informasi maka saya mengirmkan email ke kedutaan besar Mesir dan mereka membalas kiriman saya dengan form yang harus di isi dan daftar persyaratan pengajuan visa.

Setelah lengkap saya baru datang ke Kedutaan Mesir. Alamat kedubes Mesir : Jl. Teuku Umar No.68, Menteng, Jakarta Pusat.

Syarat dan ketentuan aplikasi Visa Mesir di Kedutan Mesir Jakarta

Peraturan di Kedutaan Mesir bahwa hanya memberikan waktu satu jam untuk memasukan berkas pengajuan visa, yaitu dari Jam 9 – 10 Pagi. Kantor Kedutaan buka dari jam 09.00 – 16.00.

Saran saya, baca dengan teliti persyaratan dan siapkan semua dokumen yang di butuhkan. Formulir cukup di tulis tangan, Pembayaran visa dengan USD jadi bawalah mata uang US dollar.

Contoh formulir untuk Visa Mesir

Visa bisa di ambil adalah kurang lebih seminggu kemudian ( hanya hitung hari kerja ) tapi tidak di beritahukan via email atau petugas tidak memberi tahu secara pasti. Ini karena bisa saja pejabat yang menandatangani visa sedang ke luar kota atau pengajuan menjelang hari libur nasional.

Yang paling cepat jika tidak ada kendala bahkan dalam tiga hari saja visa sudah bisa di ambil.

Jadi kesimpulannya mengurus visa Mesir tidak terlalu ribet, coba saja penuhi syaratnya terlebih dahulu dengan membaca baik-baik.

Semoga berhasil

Baca juga : Tips Traveling Hemat gaya backpacker ke Pulau Belitung

Tiga langkah mudah mengurus Electronic Visa Turki

Untuk para travellers yang berniat pergi ke Turki, dokumen penting yang harus di bawa selain paspor adalah visa. Akan diberitahukan tiga langkah mudah mengurus Electronic Visa Turki

Setiap warga negara Indonesia memang masih membutuhkan visa untuk berkunjung ke Turki dan kita harus mengajukannya, tapi jangan khawatir karena mengajukan visa Turki itu sangat mudah. Semua dengan sistem online.

Daftar Online Visa

Kalian bisa buka link terlebih dahulu kemudian, ikut langkah di bawah ini

  1. Apply yaitu mengisi form data diri anda
  2. Payment yaitu saat membayar nominal harga visa melalui bank transfer/kartu kredit
  3. Download, setelah pembayaran sukses maka E-visa bisa di download dan di kirimkan via email

Tiga langkah mudah mengurus electronic visa Turki di atas tidak banyak memakan waktu.

Tiga langkah mudah mengurus Electronic Visa dan Masa berlaku E-visa Turki 

Ada sekitar 70 negara yang mudah bagi warga negara Indonesia untuk travelling ke negara-negara tersebut karena kita hanya mengurus e-visa atau visa on arrival. Bisa daftar secara online dan proses mudah. Salah satunya adalah Turki

E-Visa Turki berlaku selama 30 hari selama masa tinggal. Jika sudah melakukan pembayaran maka kedutaan akan mengirimkan selembar kertas sebagai tanda e-visa sudah bisa di cetak. Pastikan untuk tidak over stay. Turki berbatasan dengan Georgia, jika mau trip lain bisa menyeberang ke Georgia tapi harus mengurus visa on arrival lagi bagi warga negara Indonesia melalui jalan darat atau udara.

Karena E-visa tidak di tempel di paspor, disarankan jangan sampai hilang saat pemeriksaan di imigrasi saat kedatangan dan kepulangan.

Saat ini perjalanan ke Luar negeri terutama untuk yang mengeluarkan evisa menjadi lebih mudah dengan bantuan website yang bisa di buka dan tidak perlu lagi datang ke kedutaan atau mungkin urus di bandara.

Untuk visa on arrival, saya belum pernah ke negara yang harus buat visa on arrival. Mungkin kalau sudah pernah bisa cerita pengalamannya di sini.

Yang punya e-visa saat di imigrasi juga pemeriksaan mudah meski hanya bawa selembar kertas dengan paspor.

Baca juga : Waktu terbaik mengunjungi Turki untuk merencanakan Liburan

Terima kasih

Waktu terbaik mengunjungi Turki untuk merencanakan Liburan

Waktu terbaik mengunjungi Turki untuk merencanakan Liburan

Saya punya kesempatan dua kali untuk mengunjungi negara Turki. Pertama kali saya berkunjung saat musim semi, di bulan Mei 2016. Suhu saat itu sekitar 15 – 20 derajat celcius. Menurut saya waktu terbaik mengunjungi Turki untuk merencanakan liburan adalah di musim semi. Jaket tebal di siang hari tidak diperlukan tapi yang harus di perhatikan jika curah hujan tidak menentu dan hujan tiba-tiba turun. Saat hujan sekitar 13- 15 derajat celcius.

Ketika malam hari, di luar terasa dingin tapi tidak terlalu dan saya cukup menggunakan sweater.

Jika curah hujan sedang banyak di sore hari, udara biasanya menjadi lebih dingin seperti saya rasakan di Ankara dan cappadocia. Bawalah jaket jika alergi dingin. Di Cappadocia karena kami menginap di garden cave, bentuk kamar seperti gua jadi di dalam ruangan agak dingin.

Kunjungan kedua kali saat musim gugur di akhir bulan September 2018. Bulan september hampir memasuki musim dingin tapi saya sangat suka dengan cuacanya. Pada siang hari agak sedikit lebih hangat dari musim semi dan lebih sejuk dari musim panas. Ini juga waktu terbaik saat sinar matahari muncul lebih sering.

Fall season 2018

Musim dan antisipasi perubahan cuaca di Turki

Musim semi mulai bulan Maret – Mei, musim panas mulai bulan Juni – Agustus, musim gugur di bulan September – November. Bulan December – Februari adalah Musim salju di mulai

Kesimpulan, selalu mengetahui ketahanan diri sendiri terhadap cuaca, kalau alergi dingin tentu sudah dipersiapkan barang yang dibutuhkan begitu juga sebaliknya

Namun bisa jadi beberapa orang ingin merasakan musim salju, bermain ski dan lain-lain. Biasanya harga tiket lebih murah di musim dingin karena low season.

Note, tambahan untuk yang akan berkunjung ke negara Turki di musim semi jika tidak ingin melewatkan tulip yang sedang mekar datanglah lebih awal sekitar akhir Maret – April. Yang musim tulip mekar saya belum pernah merasakan.

Baca juga : Tiga langkah mudah Mengurus Electronic Visa Turki

Selamat berlibur