Tips Travelling hemat untuk pertama kali ke Eropa Barat

Tips Travelling hemat untuk pertama kali ke Eropa Barat

Saya pertama kalinya travelling ke negeri Eropa di musim panas tahun 2013. Setelah menempuh perjalanan panjang selama kurang lebih 16 jam akhirnya sampailah saya dan teman di Bandara Schipol, Belanda. Saya mau berbagi Tips traveling hemat untuk pertama kali ke Eropa Barat.

Teman saya ini punya paman yang sudah lama tinggal di Belanda sehingga setiba di bandara kami di jemput. Ini keuntungan bagi kami kalau punya kenalan di sana tapi perlu di ketahui bahwa kami mengajukan visa ke Eropa tidak melalui undangan dan murni usaha sendiri dan tidak melalui travel agent. Pengalaman luar biasa bagi saya.

Saya sudah buat itinerary. Rute yang akan di jalani yaitu empat negara saja di Eropa Barat. Kalau di lihat di peta, antar negara ini saling berdekatan letaknya, membentuk circle yaitu Belanda, Belgia, Perancis dan Jerman. Hal itu menjadi pertimbangan kami untuk meminimalisir budget. Kami pun tidak terlalu terburu-buru berpindah dari satu kota ke kota yang lain. Wisata kami menjadi lebih santai dan bisa menikmati lingkungan sekitar.

Untuk pengajuan visa schengen, saat itu kami mengajukan melalui kedubes Belanda. Syaratnya antara lain, foto copy rekening tabungan tiga bulan terakhir, surat sponsor jika ada, pas foto dengan background putih, itinerary, booking tiket pesawat dan booking hotel.

Untuk saat ini pengajuan visa Eropa bisa buka link : http://www.vfsglobal.com/Netherlands/Indonesia/Bahasa/how-to-apply.html

Karena rencana masuk dari Belanda jadi visanya di ajukan dari kedubes Belanda. Selama di Eropa kami menginap di rumah kenalan dan beberapa teman Couchsurfing. Jadi kami tidak mengeluarkan biaya untuk hotel.

Cara Berhemat saat di Eropa

Makanan lumayan hemat, jika kami keluar untuk berkeliling maka kami beli bekal kebab atau buah untuk makan siang. Untuk sarapan, kami makan di rumah teman atau beli di jalan. Satu porsi kebab sekitar 2 EUR dan porsinya besar menurut ukuran kami jadi bisa di simpan jika tidak habis dan untuk waktu makan berikutnya. Saya membawa botol minum kosong, banyak keran air umum yang bisa untuk di minum saat di Eropa.

Di Belanda dan Jerman ada toko Asia dan disana menjual Indomie jadi kalau kangen mie boleh beli disana tapi harganya tentu saja lebih mahal dari di Indonesia, ini alternatif jika bosan dengan roti. Saya juga membawa saus sambal karena kebanyakan mereka hanya menggunakan lada bubuk untuk rasa pedas.

Berhemat Transportasi di Eropa

Tips travelling hemat lain adalah soal pemilihan transportasi keliling Eropa. Waktu di Perancis, ada tiket terusan ke beberapa tempat dengan tiket kereta sebesar 10 EUR di Paris sehingga bisa lebih hemat. Kalau punya waktu lebih lama dan riset dari jauh hari sebelum sampai, Pertimbangkan ada pilihan tiket kereta Eurail pass untuk destinasi ke beberapa negara untuk beberapa hari. Harga tiket kereta bisa lebih murah jika pergi berkelompok di sana, ada paketnya untuk yang masih pelajar dan usia maks 25 th bisa lebih murah. Ini bisa jadi pilihan untuk berhemat, bisa cek link nya disini

Waktu kami mau kembali ke Amsterdam dari Berlin, kami membeli tiket bus Euroline yang berangkat malam hari sehingga sampai sana pagi dinihari. Sayangnya kami beli mendadak disana sehingga harga tiket sudah cukup mahal. Tipsnya akan lebih baik mengecek harga tiket transportasi umum jauh hari sebelum berangkat kalau memang jadwalnya sudah pasti. Ini karena bisa menghemat budget. Harga kemungkinan bisa dapat harga diskon.

Transportasi bis bisa di pesan jauh hari sebelum berangkat ke Eropa dan bisa mendapatkan harga lebih murah. Link untuk Bis Euroline, cek disini

Untuk penerbangan domestik, sayangnya saya tidak menggunakan. Tapi ada banyak pilihan maskapai low cost airlines di Eropa. Contohnya

  • EasyJet
  • Ryan air
  • Vueling
  • Eurowings

Untuk kereta di Belanda, Jerman, Belgia dan Perancis bisa cek harga dari websitenya untuk rute yang kalian inginkan sehingga bisa estimasi budget traveling berapa untuk transportasi

Tips Traveling ke Pulau Ternate bagian timur Indonesia

Tips Traveling ke Pulau Ternate bagian timur Indonesia

Saya mengunjungi Ternate di Bulan Februari 2018. Awalnya karena saya dapat tiket murah pulang pergi Jakarta – Ternate di Sriwijaya Fair bulan Dec 2017. Saya mau share Tips Traveling ke Pulau Ternate

Saat pesawat tiba di landasan bandara Sultan Baabulah, mulailah petualangan kami. Dari bandara tidak ada taksi dan hanya ada persewaan mobil sampai ke tujuan dan harganya bisa nego. Tidak terlalu banyak yang saya ketahui mengenai Ternate tapi saya tetap riset wisata apa yang menarik disana.

Persiapan yang saya lakukan adalah coba menghubungi teman couchsurfing yang tinggal di sana. Dari orang lokal, saya dan teman saya mengetahui tempat yang perlu di kunjungi. Masuk tempat wisata tergolong murah dari lima ribu rupiah hingga sepuluh ribu rupiah kurang lebih.

Sulamadahu

Transportasi hemat keliling Ternate

Dikarenakan letak tempat wisata agak jauh satu dengan yang lain dan naik kendaraan umum seperti angkot jarang maka kami sewa mobil untuk kepraktisan. Ini salah satu tips Traveling ke Pulau Ternate dengan hemat.

Itinerary saya : Pantai Sulamadaha, Danau Ngade, Pulau maitara, Fort Tolukko dan batu angus. Kami punya waktu tiga hari dua malam. Kami tidak pergi ke Pulau Tidore karena waktu kami yang terbatas. Yang jadi pertimbangan Jadwal kapal harus di cek dan berapa lama yang kita butuhkan untuk explore itu pasti akan makan waktu lama.

Untuk penginapan, saya menginap di rumah host satu malam, teman couchsurfing dan semalam di hotel.

Sayangnya kami tidak punya cukup waktu untuk menyebarang ke Tidore mungkin lain waktu kalau ada libur lebih panjang. Setidaknya membutuhkan waktu empat hingga lima hari untuk mengunjungi dua pulau di bagian timur Indonesia ini.

Pulau Tidore di jadikan lukisan dalam mata uang lembaran seribu rupiah. Dari Ternate, kepulaua Tidore dengan latar belakang ini bisa di lihat di Desa Fitu. Kepulauan Maluku dan pulau-pulau di sekitarnya ( seperti Ternate dan Tidore ) memang menawarkan banyak pantai yang masih jernih karena masih jarang wisatawan datang sehingga masih terjaga keasliannya.

Pengalaman traveling hemat beberapa kota di Turki

Pengalaman traveling hemat beberapa kota di Turki

Pengalaman yang sangat menyenangkan bagi saya ketika untuk pertama kalinya saya berkunjung ke Turki. Waktu itu musim semi, May 2016, saya Solo traveling. Saya ingin share Pengalaman traveling hemat beberapa kota di Turki

Sebelumnya pencarian tiket murah di mulai dan kebetulan dapat informasi di salah satu grup travelling. Tanpa pikir panjang saya memesan dan mendapatkan harga tiket yang lagi murah saat itu di September 2015 untuk keberangkatan periode Nov 2015 hingga May 2016.

Tips Hemat Transportasi dan Penginapan

Itinerary saya waktu itu mengunjungi kota Izmir, Selcuk, Sirince, Denizli, Istanbul, Ankara untuk 2 minggu termasuk perjalanan. Saat itu musim semi. Saya mulai riset transportasi dalam kota, penginapan dan menghubungi teman yang berada di salah satu kota di Turki.

Penghematan saya kedua adalah penginapan, saat itu saya surfing atau menginap di member couchsurfing. Saya menggunakan hotel hanya satu kali di Cappadocia untuk semalam bersama teman traveler Indonesia yang lain. Bagi yang belum tahu mengenai couchsurfing, bisa di cek disini

Ephesus

Saya pergi dari satu kota ke kota yang lain menggunakan transportasi umum, kereta, bus dan pesawat domestik. Harus diperhatikan juga waktu yang kita punya dengan jarak tempuh mengunjungi kota. Transportasi umum di sana jelas dan saya rajin cek peta transportasi kereta dan bis untuk membaca petunjuk dan informasi jika tersesat. Untuk female solo travel, Turki aman untuk di kunjungi. Banyak orang lokal yang bersedia membantu meski mereka tidak semua faham bahasa Inggris.

Ephesus

Saat di Jakarta, saya sudah contact teman backpacker yang punya waktu jalan hampir sama. Sehingga saat di Turki kami janjian di Selcuk. kami kemudian sama dengan saya sehingga bisa share cost untuk transportasi dan makan. Kami share cost untuk Taksi yang mengantar ke Sirince dan Ephesus.

Setelah dari Ephesus saya kembali ke Selcuk dan melanjutkan naik kereta ke Denizli. Sampai Denizli malam hari, hari berikutnya saya janjian dengan teman backpacker dari Indonesia yang juga solo travel untuk ke Pamukkale.

Mau mencoba trip sendirian ? Silahkan di coba

Baca juga : Menjelajah Hemat di Kota Istanbul

Tips Traveling Hemat gaya backpacker ke Pulau Belitung

Tips Traveling Hemat gaya backpacker ke Pulau Belitung

Belitung adalah salah satu tujuan wisata domestik yang masuk dalam bucket list saya. Sejak Film Laskar Pelangi saya memang penasaran mengunjungi pulau kecil tersebut karena kabarnya pantainya indah dan makanannya enak. Saya mau share Tips Traveling Hemat gaya backpacker ke Pulau Belitung

Bermodal tiket murah yang di beli Pada akhir bulan Desember 2017,di Sriwijaya Fair. Saya mulai merencanakan trip ke Pulau Belitung. Perjalanan solo trip. Berangkat di bulan Feb 2018 untuk tiga hari.

Hari pertama, saya keliling naik motor ke beberapa pantai. Wah seru sekali, cuaca panas banget tapi saya enjoy saja. Saya di jemput oleh seorang teman yang tinggal disana.

Hari kedua, saya join grup backpacker dari Jakarta timur yang berjumlah lima orang. Saya sudah berkomunikasi terlebih dahulu dengan salah satu orang di grup tersebut untuk share cost sewa mobil selama disana.

Kami mengunjungi SD Gantong, museum kata andrea Hirata dan juga melewati rumah siput. Kami tidak jadi mampir ke rumah siput hanya melihat dari kejauhan karena waktu yang sudah mulai sore dan masih ada bebrapa tempat yang mau di kunjungi.

Cari Akomodasi murah saat di belitung

Penting membeli tiket pesawat dari jauh hari sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih murah dan yang lebih penting lagi untuk penginapan. Saya mendapatkan hostel dengan harga Rp 300,000 / malam.

Untuk makanan, banyak makanan lokal enak yang terjangkau, salah satunya Mie atep belitung, kerupuk ikan palembang. Bisa di jadikan oleh-oleh ke Jakarta.

Mie Atep

Pantainya bagus tapi karena letaknya berjauhan jadi harus sewa mobil. Untuk tiga hari dua malam cukup mengunjungi Belitung. Beberapa pantai yang saya kunjungi Pantai tanjung kelayang, pantai penyabong

Pantai Tanjung kelayang

Jangan lupa wisata hoping island ke pulau lengkuas dan lain-lain. Biaya untuk paket snorkelingnya terjangkau. Kurang lebih sekitar 400 ribu, bisa share cost berlima. Satu kapal bisa berlima.

Jadi dengan modal kurang dari 1,5 juta all in sudah bisa jelajah belitung tiga hari

Happy exploring belitung