Keliling Kota Istanbul Murah dengan Kartu Istanbulkart

Ingin merasakan hidup seperti orang lokal di Istanbul ? Naik kendaraan umum saja. Adalah salah satu pilihan untuk keliling ke penjuru kota nan cantik. Keliling Kota Istanbul Murah dengan Kartu Istanbulkart

Buat pencinta transportasi umum dan backpacker sejati melihat kehidupan orang lokal dengan ikut membaur di transportasi publik akan lebih nyata dan menyenangkan ketimbang naik mobil sewaan atau naik taxi keliling Istanbul. Karena rasanya berbeda.

Selain berjalan kaki, pilihan yang menyenangkan untuk menikmati suasana kota adalah naik transportasi umum.

Istanbulkart adalah alat pembayaran transportasi umum yang terintegrasi di Istanbul. Di Indonesia juga ada seperti e-money. Bisa digunakan untuk bus, trem, LRT, kereta api, kapal feri, seabus dan juga Tempat pemandian umum.

Baca juga : Pengalaman Naik Trem Pertama kali keliling Istanbul

Kartu ini mulai di keluarkan pada tahun 2009. Ini adalah kartu jenis pra bayar dan bisa di isi ulang.

Keliling Kota Istanbul Murah dan Mengetahui Keuntungan Istanbulkart

Ada beberapa keuntungan dengan menggunakan Kartu Istanbulkart ini :

  1. Multi purpose, seperti yang sudah di sebutkan di atas kartu ini bisa di gunakan untuk beberapa macam jenis transportasi mulai dari bus hingga kapal feri di Istanbul.
  2. Pre paid, Kartu ini mudah dan bisa di isi ulang. Ini membuat waktu kalian lebih efektif. Tidak perlu antri dan hemat waktu sehingga tidak perlu ketinggalan bis.
  3. Mudah di gunakan. Kartu tidak perlu di tap ke mesin tapi kartu bisa hanya di lambaikan dari jarak 8 cm ke mesin sensor sudah terbaca atau tidak perlu dikeluarkan dari dompet atau tas kecil. Cukup dekati saja tas dengan alat sensor.
  4. Multiple Traveler, Tidak perlu membeli banyak kartu karena kartu istanbulkart bisa dipakai untuk maksimum 5 orang.
  5. Diskon, Dengan menggunakan kartu ini maka kamu sudah berhemat 40% karena harga regular adalah 5 TL sedangkan jika menggunakan kartu maka kamu hanya membayar 3 TL saja.

Bagaimana mendapatkan kartu Istanbulkart

Kartu bisa didapatkan di bandara, di setiap stasiun yang ada di Istanbul seperti di stasiun tram, metrobus, subway, feri, dan Grand Bazaar. Harga beli kartu adalah 10 TL dan bisa di isi sesuai keinginan untuk pertama kali.

Menjelajah hemat kota istanbul Turki ala backpacker

Menjelajah hemat kota istanbul Turki ala backpacker

Waktu itu musim semi tahun 2016 saat ke Turki saya tinggal beberapa hari di kota istanbul. Saya sudah punya itinerary dan sudah fix dengan jadwal yang saya buat. Saya rencana menjelajah hemat kota Istanbul Turki ala backpacker selama tiga hari dua malam.

Istanbul adalah kota terpadat di Turki dan terbesar sedangkan Ibu kota Turki adalah Ankara. Selama di Istanbul saya tinggal di rumah /apartemen teman yang merupakan anggota couchsurfing. Dengan menginap dengan penduduk lokal, kita mengetahui kebiasaan dan adat budaya mereka dan juga berhemat. Seru banget deh.

Itinerary menjelajah hemat kota Istanbul

Itinerary saya, adalah mengunjungi Hagia sophia, topkapi palace, blue mosque semua tempat berdekatan. Sore harinya saya dan teman memutuskan untuk pergi ke Eyup sultan Mosque. Kemudian hari berikutnya ke galata tower dan ke Miniaturk, naik trem dari istanbul kota ke daerah Eminonu.

di komplek Blue mosque

Lokasi rumah host saya berjarak dua shelter ke arah blue mosque dan tempat- tempat wisata seperti topkapi dan grand bazaar.

Kemana-mana saya selalu menggunakan transportasi umum baik antar kota atau berkeliling di dalam kota. Saya berkeliling dengan teman Indonesia yang juga sesama backpacker. Untuk makan, ada banyak pilihan makanan halal dan tidak perlu khawatir karena Turki adalah muslim. Jika suka kebab, ada banyak kedai kebab, pizza ala turki, burger juga ada. Roti yang banyak di jual dan murah adalah Simit.

Berkeliling Turki cukup aman bagi backpacker perempuan dan kalau tersesat, saya akan tanya orang lokal. Biasanya mereka dengan senang hati membantu.

Di Turki menggunakan mata uang Lira. Saya melakukan pengambilan mata uang Lira saat di money changer Istanbul karena agak sulit menukar di Jakarta. Selain money changer bisa juga dengan tarik via ATM setempat dengan kartu debet Bank di Indonesia. Rate bisa berbeda antar bank.

Sepuluh hari di sana masih belum cukup melihat semua hal menarik mengenai budaya Turki, ada banyak histori dan bangunan bersejarah dan bagian dari sejarah Islam.

Baca juga : Pengalaman naik bus Kamil Koc ke Ankara dari Istanbul