Legalisir di Kedutaan Finlandia, Apa saja Syaratnya ?

Mengurus legalisir di kedutaan, ada yang membutuhkan dokumen terjemahan atau tidak. Legalisir di Kedutaan Finlandia, Apa saja Syaratnya ?

Legalisir di Kedutaan

Syarat untuk melegalisir dokumen di Kedutaan Finlandia adalah dokumen tersebut sudah di legalisir terlebih dahulu di kementrian

  1. Kemementrian Agama ( untuk Buku nikah )
  2. Kemenkumham
  3. Kemenlu

Persiapkan dokumen yang ingin di legalisir bisa dokumen asli, terjemahan atau salinannya.

Aturan jika diurus oleh agent maka harus ada surat kuasa dan copy KTP Elektronik atau copy paspor sebagai identitas diri untuk menyerahkan dokumen dan mengambilnya.

Legalisir dokumen perlu datang ke kantor kedutaan Finlandia. Alamatnya :

Jl. Mega Kuningan Timur I No.E.1,2, RT.5/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, 12950

Tujuan legalisasi oleh pihak konsuler adalah untuk memastikan keaslian segel terakhir dan tanda tangan pada dokumen dengan tanda tangan notaris.

Baca juga : Mengurus Family Visa Pakistan, Wajib Surat Undangan

Apa sih tujuan legalisir ?

Untuk mengecek keaslian sticker legalisasi atau tanda tangan yang sebelumnya sudah di legalisir oleh kementrian di Indonesia.

Dokumen apa yang biasanya di legalisir ?

  1. Akta lahir
  2. Buku nikah
  3. Surat single ( SKBM )
  4. Ijazah
  5. Akta kematian
  6. SKCK

Perlu waktu berapa lama untuk legalisir ? tergantung dari kedutaan. Ada yang sehari selesai ada yang harus kembali dalam 3 hari lagi dan seterusnya.

Untuk pembayaran dilakukan dengan mata uang rupiah. Beberapa kedutaan ada yang menyiapkan mesin EDC yang artinya bisa bayar pake kartu debet atau ada yang di minta untuk membayar dengan ATM / teller dan bukti pembayaran di serahkan kembali ke kedutaan.

Kemudian hasil legalisir bisa langsung di ambil di hari yang sama.

Di kedutaan Belgia, bentuk legalisir dalam bentuk lembaran dan tidak lagi di tempel di belakang. Ada juga yang menyertakan tanggal expire. Jadi cek kembali dokumen yang sudah di legalisir.

Wisata menarik Finlandia :

  1. Lapland Northern Light
  2. Katedral Helsinki
  3. Arktikum
  4. Ylläs
  5. Olavinlinna Castle

Saya rasa ada banyak lagi tempat wisata yang bisa di kunjungi. Jika hendak pergi untuk family visa, dipastikan semua dokumen yang perlu di legalisir untuk di persiapkan.

Kategori Visa Finlandia yang Bisa di Ajukan selama Pandemi

Untuk yang mau ke Finlandia, mereka hanya buka beberapa kategori visa tertentu selama masa Pandemi. Kategori Visa Finlandia yang Bisa di Ajukan selama Pandemi.

Sejak 14 Desember 2020, Finlandia membuka layanan visa untuk kriteria tertentu saja.

Kategori Visa Finlandia

Mengutip dari website kedutaan Finlandia, yang sudah bisa di ajukan untuk visa adalah sebagai berikut :

  1. Spouse Visa dan Family Visa
  2. An established relationship ( tunangan )
  3. Visa untuk alasan lain yang dibenarkan, misalnya pemakaman, visa bisnis tertentu, mesti di cek terlebih dahulu.

Semua untuk janji temu di limpahkan ke VFS Global Kuningan City. Jika ingin membuat janji temu harus mengirimkan pemberitahuan terlebih dahulu. Cabang VFS selain di Jakarta ada di Bali.

Pengurusan visa Finlandia termasuk untuk Estonia di VFS Global.

Baca juga : Syarat Menikah di Mesir bagi Warga Negara Indonesia

Buat yang mengajukan visa established relationship, mesti ada dokumen tambahan yang harus di siapkan yaitu pernyataan tertulis mengenai hubungan yang sudah berjalan.

Selain dari kategori visa di atas, jika ingin mendapatkan informasi lebih lanjut bisa hubungi kedutaan disini

Perubahan tarif visa berlaku sejak 2 Feb 2020. Untuk itu bisa check saat hendak mengisi aplikasi visa.

Alamat kedutaan Finlandia

Jl. Mega Kuningan Timur I No.E.1,2, RT.5/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, 12950

Kedutaan Finlandia satu gedung dengan Kedutaan Norwegia, Swedia, Denmark. Negara – negara skandinavia. Negara Skandinavia terletak di Eropa Utara.

Syarat Family Visa

  1. Mengisi form aplikasi visa
  2. Satu lembar foto berwarna ( tidak > 6 bulan ) ukuran 3,6 x 4,7 cm
  3. Paspor dengan setidaknya 2 halaman kosong dan berlaku sekurang-kurangnya 6 bulan
  4. Copy paspor
  5. Surat keterangan bekerja
  6. SIUP untuk yang punya bisnis
  7. Tiket reservasi ( jangan di booking dahulu jika visa belum keluar )
  8. Akta lahir
  9. buku nikah
  10. Surat undangan yang sudah ditanda tangani
  11. Asuransi perjalanan minimum 30,000 EUR
  12. Rekening koran 3 bulan terakhir
  13. Dokumen lain yang di anggap perlu

Sangat perlu mengetahui semua informasi mengenai peraturan karantina di negara tujuan dan baiknya di tanyakan langsung melalui email ke kedutaan. Ini sehingga kita bisa mengetahui rencana perjalan yang akan kita lakukan.

Jika kembali ke Indonesia dari luar negeri juga ada aturan karantina selama 5 hari di tempat yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Membawa PCR test selama masa pandemi juga sangat perlu untuk penerbangan ke luar negeri.