Legalisir Kemenlu Masa PPKM ada Perubahan Jadwal

Bagi yang memerlukan info dan ingin tahu tentang jadwal legalisir di Kemenlu. Legalisir Kemenlu Masa PPKM ada Perubahan Jadwal.

Legalisir Kemenlu Masa PPKM

PPKM di Jawa Bali dan beberapa daerah di Propinsi lain terus di perpanjang, ini sudah ke empat kali, hal ini mempengaruhi jadwal legalisasi di Kementrian Luar Negeri. Awalnya jadwal seminggu dua kali yaitu di hari Rabu dan Jumat. Namun sejak PPKM, maka hanya satu kali dalam seminggu, yaitu tiap hari Rabu. Jika ada tanggal merah atau libur nasional maka tidak akan ada jadwal pengganti selain hari Rabu.

Baca juga : Pengalaman Mengurus Alih Status KITAS ke KITAP

Di tanggal 18 Agustus kemarin, antrian panjang. Dalam sehari ada sekitar hampir 400 pemohon yang sudah melakukan pembayaran. Ini dikarenakan di hari rabu, minggu sebelumnya libur.

Jadi selama PPKM masih berlangsung, bersiaplah jika ada hari libur di hari Rabu, itu artinya minggu depannya kita harus datang pagi-pagi sekali untuk ambil nomor antrian. Staf akan menyelesaikan di hari yang sama. Tidak ada pending.

Alamat Kementrian Luar Negeri

Jl. Pejambon No.6. Jakarta Pusat, 10110

Syaratnya bawa apa saja ?

  1. Dokumen yang akan dilegalisir dan sudah di tempel stiker kemenkumham
  2. Resi pembayaran Kemenlu

Sebelumnya kita sudah mendaftarkan melalui online di aplikasi legalisasi kemenlu. Jika sudah berhasil mendaftar, akan mendapatkan nomor billing untuk membayarkan stiker.

Kalau bisa jangan membayar dihari yang sama saat jadwal pengambilan stiker di Kemenlu. Apa saja dokumen yang bisa di legalisir ?

  1. Dokumen Luar negeri yang akan digunakan di Indonesia
  2. Dokumen dalam negeri yang hendak digunakan di luar Indonesia

Jadi dokumen bisa berupa dokumen asli yang di keluarkan pemerintah atau dokumen non pemerintah dan dokumen terjemahan.

Berapa lama selesai di Kemenlu ? akan selesai di hari yang sama. Jadwal penyerahan dokumen dari jam 8.00 – 12.00. Jadwal pengambilan jam 13.00 – selesai.

Jika ingin tahu mengenai perubahan jadwal bisa email langsung ke email kemenlu di websitenya ya. Saya hanya sharing pengalaman saat legalisir dokumen.

Legalisir 3 Kementrian di Masa Pandemi – Proses dan Prosedur

Kalau urgent memerlukan legalisir dokumen ke tiga kementrian di masa pandemi, harus lebih bersabar. Legalisir 3 Kementrian di Masa Pandemi – Proses dan Prosedur

Legalisir 3 Kementrian di Masa Pandemi

Di masa transisi PSBB yang sering di perpanjang, mengakibatkan pengurusan dokumen menjadi agak sedikit lebih lama. Karena Pembatasan yang di berlakukan oleh pemerintah demi mencegah tersebarnya virus covid19.

Di Kemenag hanya melayani hari senin dari jam 8 – 12.00. Ini bisa sedikit lebih mudah selama kita membawa dokumen lengkap maka satu hari selesai.

Di Kemenkumham, Bisa datang setelah daftar online setiap hari senin – jumat. Namun sticker akan di kirim lewat pos. Tidak ada pencetakan sticker di tempat

Baca juga : Legalisir di Kedutaan Norwegia Jakarta – Pengalaman Singkat

Di Kemenlu, langkah yang harus di lakukan adalah mendaftar online setelah sticker kemenkumham di terima. Kita hanya punya kesempatan satu kali untuk mendapatkan sticker Kemenlu yaitu di hari rabu.

Jika hari rabu jatuh pada tanggal merah atau hari libur bersama, maka otomatis diundur ke minggu depan untuk mendapatkan sticker.

Sebelumnya tetaplah mendaftar online, jika sudah membayar billing baru kita bisa datang ke Kemenlu di alamat di bawah ini :

KEMENTERIAN LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA

 Jl. Taman Pejambon No. 6, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10110 Indonesia

Dengan adanya transisi PSBB tidak menjadikan layanan Kemenlu dirubah jadwal menjadi dua kali atau setiap hari dalama seminggu. Mereka tetap memberlakukan kebijakan satu kali dalam seminggu melayani legalisir.

Kalau untuk akta lahir dan surat lain selain buku nikah, bisa mulai dari Kemenkumham dan Kemenlu tapi kalo legalisir buku nikah harus legalisir dulu ke KUA kemudian mulai dari Kementrian Agama di alamat di bawah ini:

Jl. M.H. Thamrin No.6 2 1, RT.2/RW.1, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Jakarta 10340

Bagi yang menikah dengan orang asing, wajib dengan membawa copy CNI. Tidak bisa di proses jika tidak punya copy CNI. Copy CNI biasanya diberikan ke KUA untuk dokumen aslinya.