Pengalaman transit di Bandara Internasional Madinah

Pengalaman Transit di Bandara
Duty Free Bandara

Pernah punya pengalaman transit di Bandara Internasional Madinah ? Sudah dua kali saya transit di bandara ini, Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah.

Yang pertama kali karena hendak beribadah umrah di November 2017. Saat itu rutenya Madinah dahulu baru ke Mekkah. Bandaranya bersih dan teratur berbeda dengan Bandara di Jeddah yang lebih kecil.

Yang kedua kali adalah di bulan September 2018, saat saya menggunakan pesawat Saudia sehingga harus transit dalam perjalanan ke Turki selama tujuh jam.

Sepintas tentang Bandara Internasional Madinah

Bangunannya megah dan modern, bercat putih dan tiangnya seperti cabang pohon-pohon yang seolah menopang atap bandara. Pendinginnya bagus dan sangat baik sehingga membuat kami kedinginan.

Setelah turun dari pesawat, Saya masuk di lorong kedatangan dan berjalan terus lurus kedepan. Waktu sudah tengah malam, saya akan melanjutkan penerbangan ke Istanbul esok harinya. Saya harus transit sekitar tujuh jam lamanya. Saya menuju Ruang kaca untuk connecting flight. Nantinya setelah masuk kedalam dan di periksa paspor, akan ada eskalator turun satu lantai menuju ruang tunggu di bawah. hanya ada bangku panjang sekitar tiga buah di depan meja petugas

Setelah menunggu dan akhirnya bisa turun kebawah. Saya mencari tempat untuk tidur sebentar dan tidak menemukan tempat agak tersembunyi untuk istirahat. Hanya ada kursi – kursi panjang dan dengan kondisi yang ada saya pun berusaha untuk istirahat sebentar di kursi oanjang tersebut. Di lantai bawah setiap jam ada rombongan umrah yang datang. Saya pun pergi ke mushola untuk membasuh muka dan sholat dan menunggu waktu pagi tiba untuk melanjutkan perjalanan.

Untungnya saat itu ada teman perjalanan yang kebetulan juga berangkat sendiri dari Jakarta. Dia baru pertama kali hendak ke Turki. Kami pun mencari teh hangat karena AC nya dingin sekali. Di bandara ada free wifi di wilayah tertentu sehingga masih bisa menyalakan Internet.

Pengalaman Transit di Bandara
Duty Free Bandara

Saya berjalan keliling melihat toko – toko di duty free, kemudian bergantian istirahat dengan teman di kursi. Bandara internasional Madinah lebih megah dan besar daripada bandar udara di Jeddah.

Be the first to comment on "Pengalaman transit di Bandara Internasional Madinah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Message Us on WhatsApp